Analisa

Tinjauan Pakar: Berhasilkah upaya AS turunkan harga minyak? Sepertinya tidak …

Analisis Jangka Menengah oleh Pakar Olymp Trade


Dolar AS terus menguat pekan lalu, sementara sejumlah indeks saham mulai turun tipis. Kenaikan inflasi tetap menjadi penyebab utama, yang juga diperburuk oleh kenaikan harga bensin. AS mengorganisir gerakan untuk mengatasi kenaikan harga energi, tetapi semua tahu “perang” ini sudah sebelum dimulai.

 

Tren Mingguan

  • Nvidia  +3,15%. Dengan trading naik 100 dolar dan pengganda X20, Anda tidak sulit menghasilkan 63 dolar.
  • ETH/USD  +4,76%. Dengan trading naik 100 dolar dan pengganda X10, Anda tidak sulit menghasilkan 47,60 dolar.
  • NZD/USD  -2,57%. Dengan trading turun 100 dolar dan pengganda X500, Anda tidak sulit menghasilkan 1285 dolar.

 

Pasar Mata Uang

Sepanjang pekan lalu, Dolar AS masih berjaya. EUR/USD, GBP/USD, dan AUD/USD turun 1,3%. NZD/USD turun 2,6%, sementara USD/JPY naik hampir 1%. USD/CHF naik 0,85%.

Namun kami tidak dapat mengatakan bahwa latar belakang makro ekonomi sangat positif untuk mata uang nasional Amerika. Data makro ekonomi bergerak ke berbagai arah. Senin lalu, data memuaskan datang dari pasar real estate AS. Penjualan rumah lama naik melebihi ekspektasi dan mencapai 6,34 juta.


Data PDB yang dirilis Rabu lalu mengecewakan. Menurut data awal kuartal ketiga, ekonomi AS hanya tumbuh 2,1%, sementara para ekonom memperkirakan pertumbuhan 2,2%. Meski ada perkembangan di pasar tenaga kerja di mana klaim pengangguran awal naik hanya 199 ribu, penjualan rumah baru bulan Oktober mengecewakan pasar. Jumlah penjualan barang tahan lama juga tidak terlalu kuat.

Mungkin Biden memutuskan untuk mempertahankan Jerome Powell sebagai pimpinan The Fed dipengaruhi oleh menguatnya dolar. Selama kepemimpinan Powell skandal terjadi skandal perdagangan unit Vanguard, dan dua bawahan Powell E. Rosengren dan R. Kaplan dicurigai terlibat perdagangan orang dalam. Powell menutup mata terhadap skandal ini dan membiarkan mereka pensiun. Namun pasar mengapresiasi fakta bahwa di bawah Powell pasar berhasil melalui masa sulit di awal pandemi.

Namun banyak pakar yang tidak terlalu bersemangat dengan keputusan mempertahankan Powell. Masalahnya adalah keputusan itu tidak cukup untuk memanaskan mesin stimulus, sehingga seseorang harus menghentikannya tepat waktu. Saat ini kami melihat ada inflasi terus naik di AS, sedangkan pertumbuhan PDB melambat. Sangat jelas bahwa stagflasi sedang terjadi. Akibatnya, pasar mulai berspekulasi pada tindakan lebih agresif dari The Fed. Komite ini diperkirakan akan menaikkan suku bunga mulai paruh pertama 2022.

Olymp Trade - Interest rates - Expert Review 2021.11.29
Gbr. 1. Suku bunga pasar berjangka.

Keengganan pasar menghadapi risiko membuat dana mengalir ke dolar AS. Sepanjang pekan lalu, EUR/USD turun di bawah 1.1200. Namun koreksi kecil terjadi Kamis lalu yang melegakan para bulls. Kami tidak akan terlalu antusias jika kami pembeli euro. Tren turun semakin menguat dan upaya euro untuk naik bisa dianggap sebagai koreksi lokal.

Olymp Trade - EUR/USD chart - Expert Review 2021.11.29
Gbr. 2. EUR/USD 1W TF.

 

Pasar Saham

Sebelum membahas pasar saham, kami ingin mengingatkan Anda tentang apa yang terjadi di saat krisis sub prima 2007-2008.

Olymp Trade - DJI and DXY - Expert Review 2021.11.29
Gbr. 3. Perbandingan antara indeks DJI dan DXY

Perhatikan garis hitam pada grafik yang merupakan indeks Dow Jones menurun, sementara garis merah mewakili indeks Dolar AS (DXY) yang menguat. Fenomena para investor menghindar dari risiko secara bersamaan biasanya diikuti oleh aksi jual pasar saham dan menguatnya mata uang dolar.

Pekan lalu, dinamika pasar saham AS beragam dan bergerak ke berbagai arah. Dow Jones naik 0,5%, Nasdaq 100 turun 1,6%, sementara S&P 500 tetap. Bila Anda perhatikan S&P dengan seksama, Apple, Nvidia, Amazon, Tesla, McDonald’s dan JP Morgan Chase adalah favorit pasar pekan lalu.

Sektor Hiburan sangat terpukul dan saham Netflix turun sekitar 5%. Sektor komunikasi juga tidak berkinerja baik karena saham Google turun 1,3%, sementara kapitalisasi Twitter turun 6%.

Olymp Trade - S&P 500 - Expert Review 2021.11.29
Gbr. 4. S&P 500 peta 1W

Amazon naik 0,9% sepanjang pekan lalu. Kami membuat model arus kas terdiskonto untuk saham perusahaan ini agar dapat memperkirakan nilai riil perusahaan. Menurut model ini, nilai wajar perusahaan ini akan mencapai sekitar 3,2 triliun dolar dalam 5 tahun. Sedangkan kapitalisasi saat ini adalah 1,87 triliun.

Hal ini mengisyaratkan bahwa saham perusahaan tersebut akan terus tumbuh dalam jangka panjang. Maka bila terjadi penurunan lazim di pasar, ada baiknya memikirkan tentang membeli saham ini.

 

Pasar Komoditas

Pasar minyak tetap tertekan, dan Amerika Serikat membentuk koalisi negara-negara untuk mengatasi batas produksi OPEC. Rencana AS adalah membuka suplainya dan mulai menjual minyak dengan volume total 50 juta barel. Berbagai negara seperti China, India, Jepang, Inggris, dan Korea Selatan juga bekerja sama dengan Amerika Serikat untuk menjual minyak tambahan. Menurut data awal, India akan menjual sekitar 5 juta barel, Jepang 4 sampai 5 juta barel, dan China akan berkontribusi sekitar 7 juta barel.

Inggris juga berencana mengizinkan beberapa perusahaan masuk pasar dengan suplai minyak dari cadangan yang berjumlah sekitar 1,5 juta barel. Namun upaya koalisi berbagai negara ini hanyalah setitik air di lautan pasar.

Sejumlah pakar bereputasi mengungkapkan pendapat ini. Goldman Sachs mengatakan langkah itu tidak akan produktif. Sementara direktur Navigator Principal Sector K.Shostak mengatakan bahwa AS seharusnya menggandakan volume tersebut agar bisa memainkan harga. Artinya pasar harus melihat ada kenaikan penjualan setidaknya 100-150 juta barel.

Apalagi tindakan itu juga memicu kegeraman negara-negara OPEC. Selasa lalu OPEC+ mengingatkan AS dan negara-negara lainnya bahwa pihaknya tidak akan menaikkan produksi. Sebagai dampaknya, kami perkirakan perang kecil ini tidak akan dimenangkan koalisi AS. Apalagi koreksi pasar minyak saat ini mungkin tidak akan berdampak pada tren bullish jangka menengah.

Brent berjangka tetap diperdagangkan di atas 80 dolar. Kisaran resistance untuk harga adalah antara 85-90 dolar. Mungkin akan sulit bagi para bulls mengatasi level ini, tetapi tak ada yang tak mungkin.

Olymp Trade - Brent Oil - Expert Review 2021.11.29
Gbr. 5. Minyak Brent 1D TF

 

Pasar Mata Uang Kripto

Inilah apa yang terjadi dengan mata uang kripto sepanjang pekan lalu.

Olymp Trade - Cryptocurrencies - Expert Review 2021.11.29
Gbr. 6. Mata uang kripto. Gerakan mingguan.

Seperti yang Anda lihat, Ethereum kembali menjadi yang terdepan dalam hal pertumbuhan dan naik sekitar 4,76%. JP Morgan Chase menambah positivitas ini dengan menyatakan bahwa Ethereum bisa lebih menarik bagi investor ketimbang Bitcoin. Akan tetapi, penyebab utama kenaikan Ethereum adalah kabar dari London, yaitu “pembakaran” koin yang mengakibatkan penurunan persediaan koin tersebut di pasar.

Olymp Trade - Ethereum - Expert Review 2021.11.29
Gbr. 7. Persediaan Ethereum yang dibakar

Dari sudut pandang teknikal, koin ini sedang berada di kanal harga naik dengan level resistance sekitar 4800-5000.

 

Kesimpulan

Dolar AS terus menguat dan pasar saham mulai stagnan. Para trader berharap pada tindakan yang lebih agresif dari FOMC dan agar Komite Pasar Terbuka menaikkan suku bunga setidaknya paruh pertama 2022.

Sementara itu, AS melakukan langkah aktif sebagai upaya “menurunkan” harga minyak, tetapi sejauh ini tindakan itu adalah tetesan di lautan menurut pendapat para ahli.

Protokol London telah mengurangi persediaan Ethereum, sehingga harga koin ini naik. JP Morgan berpendapat koin ini bahkan lebih menarik daripada Bitcoin.

Related posts
Analisa

Berita, Tren, & Analisa 04.02.2020

Britania Raya telah keluar dari Uni Eropa secara resmi. Boris Johnson berhasil melaksanakan Brexit, apakah yang terjadi selanjutnya?
Analisa

Berita, Tren & Analisa 11.09.2020

Undang-undang pasar domestik kesepakatan Brexit terkait status Irlandia Utara. Bahkan juru bicara DPR AS menyarankan untuk “melupakan” kesepakatan dagang dengan AS.
Analisa

Berita, Tren, & Analisa 12.03.2020

Bank Inggris secara tidak terduga dan drastis mengurangi suku bunga dari 0,75% menjadi 0,25%. Negara ini telah mulai mengintensifkan insentif ekonomi dengan adanya ancaman...