Analisa

Catatan Awal Minggu: Analisa dan Prediksi — 31.05.2021

Analisa fundamental dan prediksi untuk masa depan


Pemulihan AS bergerak di jalan terjal inflasi, ketegangan politik, dan masalah ketenagakerjaan di masa mendatang.

 

Wajib diketahui

Penyulingan minyak Exxon Mobil AS menghasilkan lebih banyak emisi dibanding fasilitas berskala sama yang dioperasikan oleh para pesaing. Demikian menurut dokumen regulasi dan analisa Reuters terkait hasil uji polusi. Tiga penyulingan minyak terbesar milik Exxon Mobil yang berpusat di Texas – dua di Texas dan satu di Louisiana – adalah tiga penghasil partikel emisi terbesar. Hal ini berdasarkan analisa tes terbaru yang diberikan kepada lembaga regulator oleh 10 penyulingan minyak terbesar di negara itu.


April lalu, kenaikan lowongan kerja AS melambat di luar dugaan. Hal ini kemungkinan disebabkan kurangnya jumlah tenaga kerja dan bahan mentah. Upah non pertanian hanya menambahkan tidak lebih dari 260 ribu peluang kerja dibanding perkiraan yang 3-½ kali lebih besar. Optimisme terkait pekerjaan menggantikan kekhawatiran tentang meningkatnya inflasi dan berkurangnya bantuan keuangan dari pemerintah, sehingga kepercayaan konsumen AS di bulan Mei naik tertinggi dalam 14 bulan.


Inflasi di blok Euro mendekati target 2% – atau yang tercepat selama bertahun-tahun – berkat belanja yang lebih besar dan upaya mengatasi dampak penurunan harga minyak di tahun 2020. Data yang mencolok bisa memicu optimisme atau kecemasan tentang dimulainya era baru inflasi. Namun demikian, beberapa pihak menentang narasi kembalinya inflasi. Mereka pesimis pasar tenaga kerja akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk kembali ke level pra krisis dan bahwa bantuan keuangan masih dibutuhkan untuk keamanan pemulihan.


Jumat lalu Gedung Putih menyusun anggaran Presiden Biden senilai triliunan dolar untuk pengeluaran infrastruktur, edukasi, dan inisiatif lainnya. Namun rencana ini mungkin tidak menenangkan Republiken yang ingin berhemat anggaran pemerintah AS. Biden menetapkan harga untuk prioritas kebijakan dalam bentuk cetak biru senilai kurang lebih 6 triliun dolar untuk tahun fiskal yang dimulai 1 Okt.


Harga konsumen AS terakselerasi di tahun ini sampai bulan April, berkat adanya faktor inflasi yang melampaui target 2% Bank Sentral Federal. Hal ini merefleksikan kenaikan tingkat permintaan setelah ekonomi dibuka kembali, masalah suplai, dan berbagai faktor teknis. Minat terhadap tanggapan the Fed bisa menggerakkan pasar, meski sedikit pertanda tentang perubahan dalam hal tabungan.

 

Pembahasan fundamental

Boeing

Jumat lalu Boeing Co menjelaskan bahwa pihaknya sudah memberikan lebih banyak informasi tentang 789 Dreamliners yang belum dikirimkan kepada Badan Penerbangan Federal AS. Menurut sebuah laporan, Boeing kembali menunda pengiriman sejumlah pesawat bermasalah.

Johnson & Johnson

Vaksin COVID-19 Johnson & Johnson telah disahkan untuk penggunaan darurat oleh pengawas obat-obatan Inggris, Badan Pengawas Obat-obatan dan produk Kesehatan (MHRA).

Goldman Sachs

GS telah menjadi perusahaan keuangan AS yang mendapat persetujuan untuk mengatur kongsi (joint venture/JV) kepemilikan mayoritas di China. Komisi Pengawas Perbankan dan Asuransi China mengesahkan kongsi jasa penasihat investasi Sino-GS antara Goldman Sachs Asset Management, L.P., dan ICBC Wealth Management Co. Ltd. Gabungan aset diperkirakan akan lebih dari 70 triliun dolar dalam 10 tahun mendatang.
Related posts
Analisa

Berita, Tren, & Analisa 25.03.2020

Donald Trump akui adanya peluang untuk membatalkan sejumlah tindakan karantina. Ia menjelaskan bahwa Amerika Serikat tidak diciptakan untuk tertutup.