Analisa

Cara Memulai Pekan Ini: Analisa dan Prediksi — 06.09.2021

Analisa fundamental dan prediksi untuk masa depan


Berakhirkah musim panas “normal”? Pandangan tentang musim gugur COVID kali ini.

 

Wajib diketahui

Janji kembalinya ekonomi AS yang “normal” musim panas ini yang dimulai dengan kembalinya restoran, perjalanan udara, dan pertandingan bisbol di bulan Juni, telah menjelma menjadi musim gugur ketidakpastian akibat meningkatnya risiko kesehatan dan ekonomi. Hari Buruh di akhir pekan yang biasa menjadi akhir musim panas AS telah ditetapkan sebagai momen ketika ekonomi akan membaik dari kemerosotan pandemi, di mana lapangan kerja dan upah sektor swasta menggantikan tunjangan pengangguran. Akan tetapi, musim panas malah berakhir dengan meningkatnya jumlah kasus COVID-19, sejumlah rumah sakit yang penuh pasien, dan prediksi suram.


Ekonomi Jepang cenderung naik lebih tinggi dari yang dilaporkan di kuartal kedua berkat pengeluaran yang meningkat dari dunia usaha, menurut jajak pendapat Reuters. Namun kembalinya kasus virus korona membuat pertumbuhan mendatang menjadi meragukan. Data produk domestik bruto (PDB) yang direvisi diperkirakan memperlihatkan pertumbuhan ekonomi tahunan Jepang April-Juni sebesar 1,6%, atau lebih dari rilis data sebelumnya yaitu 1,3%.


Pemulihan ekonomi Inggris dari pandemi COVID-19 lebih kehilangan daya gerak bulan lalu dari yang diperkirakan sebelumnya, akibat kekurangan pegawai dan pasokan memperlambat berbagai perusahaan di sektor jasa besar dalam negeri. Demikian menurut survei Jumat lalu. IHS Markit/Indeks Manajer Pembelian (PMI) Jasa Inggris CIPS turun ke 55.0 Agustus lalu. Terkoreksi “tipis” dari data sebelumnya, 55.5, dan turun drastis dari 59.6 di bulan Juli.


Ada lebih sedikit kenaikan untuk dolar Kanada di tahun mendatang, menurut para analis yang menimbang dampak kontraksi mengejutkan terhadap ekonomi dan tanda-tanda meredanya pasar perumahan pada proyeksi kebijakan Bank Kanada. Demikian menurut jajak pendapat Reuters. Dengan 68% penduduk yang telah divaksin lengkap terhadap COVID-19, ekonomi Kanada seharusnya memiliki posisi yang lebih baik dibanding lainnya untuk menghadapi virus gelombang keempat. Namun ekonomi malah turun di kuartal kedua ketika kuncitara diterapkan, dan cenderung memiliki lebih sedikit daya gerak dari yang diperkirakan menjelang musim panas. Inilah yang diperlihatkan data Selasa lalu.


Pertumbuhan lapangan kerja AS melambat lebih dari yang diperkirakan Agustus lalu di tengah pengenduran permintaan jasa dan kekurangan pekerja yang masih terjadi akibat meningkatnya jumlah kasus COVID-19. Namun laju pertumbuhan masih cukup untuk memperpanjang perluasan ekonomi. Upah non pertanian naik menjadi 235.000 lapangan kerja bulan lalu setelah naik 1.053 juta di bulan Juli. Departemen Tenaga Kerja mengatakan pihaknya terus memantau laporan ketenagakerjaan yang dirilis hari Jumat. Tingkat pengangguran turun 5,2% dari 5,4% di bulan Juli. Namun data ini diabaikan oleh mereka yang secara keliru menganggap diri mereka “digaji tetapi tidak bekerja.”

 

Tinjauan Fundamental

Exxon Mobil

Exxon Mobil Corp. memohon kepada Cadangan Minyak Bumi Strategis AS untuk memulai kembali produksi bensin di Louisiana setelah Badai Ida membuat sebagian besar penyulingan dan produksi minyak negara tidak berfungsi.

Apple

Apple akan mengubah ketentuan pembayaran untuk sejumlah aplikasi seperti Netflix dan Spotify, dalam persetujuan yang memungkinkan beberapa platform media untuk mengabaikan biaya yang diambil perusahaan teknologi ini dari pembelian in-app.

Alibaba

Harga saham Alibaba jeblok di sesi trading Hong Kong, demikian juga sejumlah saham perusahaan itu yang didaftarkan di AS. Hal ini terjadi setelah perusahaan teknologi asal China mengonfirmasi pemberian sumbangan dalam jumlah besar untuk program sosial dan ekonomi di negara asalnya.
Related posts
Analisa

Berita Mingguan 09.09–13.09.2019

Kami persembahkan ulasan minggu mendatang paling komprehensif oleh para analis Olymp Trade. Ulasan ini terdiri dari berita kalender ekonomi dan beberapa agenda dunia yang bisa...
Analisa

Hong Kong Memanas Lagi 

Para demonstran kembali berkerumun akibat adanya pertemuan antara pemimpin Hong Kong Carrie Lam dan Xi Jinping.